Sejarah Singkat

10Pemuda berangkat dari keinginan Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc dan Budhi Dharma, S.Kesos, MPP atau yang lebih akrab disapa Mas Bambang dan Bang Budhi untuk mengembangkan konsep Active Citizenship yang telah mereka rancang untuk menjadi konsep yang lebih membumi dan bermakna. Pada tahun 2014, Mas Bambang dan Bang Budhi mulai memikirkan cara-cara yang tepat untuk memaknai konsep Active Citizenship hingga akhirnya tercetus lah ide untuk membuat gerakan kepemudaan yang didasarkan pada konsep Active Citizenship.

Mas Bambang dan Bang Budhi melihat anak muda Indonesia sebagai aset yang berharga untuk masa depan, oleh karena itu konsep Active Citizenship dirasa tepat jika diturunkan dalam sebuah gerakan kepemudaan. Nama 10Pemuda kemudian dipilih untuk menamai gerakan kepemudaan ini. Nama tersebut diambil dari kutipan pidato Ir. Soekarno yang berbunyi, “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Gerakan 10Pemuda hadir dalam berbagai bentuk kegiatan mulai dari training, pengembangan komunitas, hingga Festival Gelora Muda yang diadakan setiap tanggal 28 Oktober untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. Dengan adanya 10Pemuda, Mas Bambang dan Bang Budhi berharap bisa ikut berkontribusi dalam memberdayakan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia serta mempersiapkan anak muda Indonesia untuk berkontribusi bagi bangsanya.