blog

How To Start Your Own Tech Startup

Para pemuda dari berbagai dunia kini sedang gencar-gencarnya membangun startupnya masing-masing. Pasalnya, meski startup sudah populer pada tahun 1998, namun beberapa tahun belakangan ini semangat mendirikan dan mengembangkan startup kembali meningkat. Hal ini tentu sejalan dengan adanya revolusi industri 4.0 yang menekankan pada arus informasi dan transformasi yang lebih digital dan dapat melintasi batas ruang dan waktu. Oleh karenanya, hal ini membuat tidak jarang startup berlandaskan ide atau bidang teknologi lah yang dewasa kini cukup ramai dikembangkan. Hal ini tentu juga tidak dilewatkan oleh sebagian besar pemuda Indonesia dengan turut membangun dan mengembangkan startup berbasis teknologinya sendiri.

Nah, teman-teman 10 Pemuda, pada hari Selasa tanggal 1 September  2020, 10Pemuda mengadakan talkshow melalui akun youtube @10pemuda. Tema yang dibawakan pada kegiatan tersebut diangakat dari salah satu pilar 10 Pemuda, yakni Aku Berkarya. Aku berkaya yang memuat nilai turunan seperti perencanaan kehidupan, semangat berwirausaha, dan pemahaman akan prospek kerja di revolusi industri 4.0. Adapun judul yang dibawakan pada talkshow kali ini adalah  “How To Start Your Own Tech Startup”.  Pada kesempatan tersebut, Adam Ardisasmita selaku CEO Arsanesia dan Vice President dari Asosiasi Game Indonesia hadir untuk membagikan wawasannya terkait bagaimana caranya memulai sebuah startup teknologi.

Talkshow ini sendiri diawali penjelasan Kak Adam mengenai awal mula ia membangun startupnya pada tahun 2011. Pada saat ia berada di tingkat tiga perguruan tinggi, ia beserta rekan-rekannya berinisiasi untuk membuat sebuah startup dengan berlandaskan ide akan budaya Indonesia. Hal ini didasari oleh fakta bahwa pada tahun tersebut masyarakat Indonesia sedang diramaikan oleh isu klaim budaya Indonesia oleh negara lain. Kak Adam akhirnya berpikir untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui game dengan harapan masyarakat dari negara lain tidak bisa sesuka hati mengklaim budaya Indonesia karena telah termuat dalam salah satu game yang ia buat. Berawal dari sini, Kak Adam merajut kesuksesannya bersama dengan startup bidang teknologi tersebut.

Selanjutnya, Kak Adam menjelaskan mengenai industri game yang ia komparasikan dengan industri film. Faktanya, ternyata masyarakat lebih banyak mengeluarkan uang untuk membeli game dari pada dihabiskan untuk menonton film. Dengan harga game yang juga tidak terbilang murah, perusahaan pun akan mendapat profit yang cukup besar dari hal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa meski banyak orang yang mengatakan bahwa pembuatan game cukup sulit dan membutuhkan modal tertentu, nyatanya modal dan tingkat kesulitan yang ada tidak lah sebesar film-film yang laku di pasaran.

Sebagai kuncinya, Kak Adam juga menjelaskan bahwa dalam membangun sebuah startup, pastikan YouthTizen memulainya dengan memiliki pikiran “kenapa?”. Hal ini ia dapatkan dari sebuah buku yang ditulis oleh Simmon Sinek yang membantunya untuk menemukan jawaban atas apa yang ia sukai dan memacunya untuk mengeksekusi ide-ide startupnya. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa memiliki tim yang ahli dan solid di tahap awal sangat lah penting. Investor akan lebih memilih startup dengan tim yang baik meski produk yang ditawarkan belum sepenuhnya rampung atau memiliki ciri khasnya tertentu. Adapun tim yang baik dapat dicari dengan mengajak orang untuk membentuk tim dalam mengikuti perlombaan tertentu. Meyakinkan orang lain/ rekan dengan fondasi “kenapa” yang kuat tentu akan membuat mereka percaya dan berkomitmen dalam mengerjakan perannya di dalam tim tersebut.

Lalu, mengapa sebuah startup dapat mencapai kesuksesannya? Terkait hal ini, Kak Adam mengatakan bahwa kuncinya ada pada GRIT. Ia menganalogikannya sebagai bayi yang baru belajar jalan di mana dalam prosesnya sering kali jatuh dan tidak seimbang. Akan tetapi, bila bayi tersebut menyerah, tentu ia tidak akan bisa jalan dan berkembang dengan baik dewasanya. Oleh karenanya, tetap mencoba dan terus melangkah harus tetap dilakukan. Kak Adam juga menyampaikan bahwa sebagai YouthTizen ada baiknya untuk menghabiskan dahulu jatah kegagalan agar kedepannya tinggal menikmati kesuksesan saja.

Menarik bukan pemaparan dari Kak Adam? Kamu juga bisa lho memulai mendirikan startupmu sendiri bersama dengan teman-teman lainnya! Oh iya, masih penasaran juga dengan informasi lainnya? Yuk, langsung cek Youtube 10 Pemuda ya!

 

Penulis: Mudhya Razanne Tiara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *