blog

How To Build Values in Business with Lepas Wear

Beberapa waktu lalu tim 10Pemuda berkesempatan untuk berbincang dengan kak Maya Ramadiyani, founder dari lini pakaian Lepas Wear. Dalam perbincangan dengan kak Maya, ia berbagi ceritanya tentang proses lahirnya Lepas Wear.

Bermula dari proses self-healing yang ia jalani, kak Maya menyadari bahwa manusia akan mencapai puncak tertinggi ketika bisa bermanfaat bagi orang lain. Merasa belum melakukan apa-apa, kak Maya pun mulai kembali berkarya untuk berbagi. Kak Maya menginginkan karya yang ia hasilkan bisa memberikan manfaat yang lebih luas. Hal pertama yang muncul dalam pikirannya ketika ingin menghasilkan karya yang dapat bermanfaat adalah berkarya dengan pakaian.

Pakaian dipilih karena kak Maya merasa ada banyak pengalaman dan rasa yang timbul ketika memakai sehelai pakaian. Ia ingin pakaian yang ia hasilkan bisa memberikan perasaaan dan pengalaman nyaman bagi orang lain. Menurut kak Maya, tubuh kita bisa merasakan bahan pakaian yang dikenakan. Ketika bahan yang dipakai adalah bahan yang alami dan ramah dengan kulit, tubuh kita pun akan dengan mudah bereaksi. Akhirnya, lahir lah Lepas Wear, sebuah lini pakaian yang menggunakan bahan natural.

Nama Lepas ia ambil dari perjalanan self-healing yang membuatnya menyadari bahwa akar permasalahan hidup adalah ketika kita sulit melepaskan. Kak Maya merasa sangat beruntung karena telah belajar melepaskan dan ingin berbagi pengalamannya dengan orang-orang di luar sana.

Kecintaannya pada jenis bahan linen membuat kak Maya kemudian mempelajari bahan linen lebih jauh. Dari temannya yang juga pemilik toko kain, ia belajar tentang jenis bahan linen dan tencel yang berasal dari tumbuhan dan sudah tersertifikasi ramah lingkungan. Ia menjadi semakin yakin bahwa linen dan tencel adalah jenis kain yang tepat untuk ia gunakan. “kalau aku pakai pakaian dengan bahan yang baik, mungkin aku bisa bersinergi dengan alam semesta lebih baik lagi,karena bahan ramah lingkungan dan ramah juga buat aku.” kata kak Maya.

Dalam menjalankan Lepas Wear, kak Maya berusaha untuk terus mempertahankan nilai yang ia pegang. Lepas Wear lahir dari keinginan belajar melepaskan. Nilai yang selalu ingin dihadirkan adalah tentang melepaskan, tentang menampilkan kesederhanaan, dan tentang kehidupan sebagai suatu proses belajar yang tidak pernah berhenti.

Ketika memasarkan produknya, Lepas Wear juga selalu berusaha untuk menjaga hubungan personal dengan pembeli. Kak Maya bahkan menulis sendiri setiap surat yang ia kirimkan untuk orang-orang yang membeli produknya. Tak jarang, ketika ingin membeli produk banyak pembeli yang terlebih dahulu bercerita. Ada juga yang membeli produk Lepas Wear karena ingin mendapat surat dari kak Maya.

Menjalankan bisnis dengan tetap berpegang pada nilai membawa keuntungan tersendiri bagi kak Maya. Ketika keuntungan penjualan sedang tidak stabil, kak Maya dan tim selalu mengingat tentang niat awal mereka mendirikan Lepas Wear. Dari situ, mereka merasa mendapat keuntungan lain yaitu kesempatan untuk berbagi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *