blog

Kick-Start Your Business

 

Waktu: 5 menit (membaca dengan kecepatan normal)

 

“Tidak ada kata terlambat untuk memulai apapun, mulai belajar, menabung, bahkan membuka bisnis sendiri”

 

Membuka bisnis kini mulai menjadi bagian dari sebagian besar pemuda Indonesia. Bisnis yang dibuat pun dapat beragam bentuknya, baik dalam bentuk kuliner, pakaian, otomotif, dan masih banyak lagi. Bisnis menjadi lebih mudah seiring dengan kemajuan teknologi dan media sosial dewasa kini. YouthTizen tidak perlu lagi bersusah payah memasarkan produknya dengan menjajakannya pada sebuah lapak atau toko karena media sosial seperti instagram kini menjadi pilihan yang menguntungkan dalam menjangkau konsumen lebih banyak. Barang produksi pun jadi lebih mudah sampai ke tangan pembeli tanpa membutuhkan banyak tenaga karena dapat diantarkan langsung oleh berbagai kurir pengiriman.

Nah, teman-teman 10 Pemuda, pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2020, 10Pemuda mengadakan talkshow melalui akun youtube @10pemuda. Tema yang dibawakan pada kegiatan tersebut adalah mengenai cara untuk memulai berbisnis dengan judul “Kick-Start Your Business”. Tema ini diambil dari salah satu pilar 10 Pemuda, yakni Aku Berkarya yang juga memiliki nilai turunan berupa semangat berwirausaha. Pada kesempatan tersebut, terdapat Muhammad Abror yang merupakan Abang Jakarta 2019 dan merupakan pemiliki bisnis Bangku House Indonesia. Selain itu terdapat Bramta K. Ginting yang merupakan pemiliki bisnis Bara yang bergerak di bidang kuliner dan mengangkat tema Indonesia.

Dalam talkshow ini, Abror menjelaskan bahwa motivasinya membuka bisnis adalah karena ia menginginkan mempunyai rumah yang memiliki furnitur dengan keunikan nilai tradisionalnya. Selain itu, Abror juga melihat bahwa dalam suatu bisnis, khususnya bisnis dengan nilai tradisional. Dalam hal ini, Abror mengetahui bahwa sasaaran awalnya adalah pasar internasional. Hal ini pun sebenarnya dilandasi oleh wawasannya akan cukup banyaknya permintaan pasar di Eropa maupun Maldives yang menginginkan furnitur dengan sentuhan etnik. Dari hal ini sendiri sebenarnya menunjukan bahwa target pasar perlu disesuaikan dengan permintaan pasar, sekalipun permintaan tersebut datang dari luar negeri.

Untuk memulai bisnis, Abror memberikan saran untuk tidak membuka investasi yang overhead costnya melebihi dari apa yang bisa diamankan. Sederhananya, ketika baru membuka bisnis, disarankan untuk tidak terlalu banyak mengeluarkan modal yang tidak perlu. Abror menyarankan untuk juga memanfaatkan jejaring atau koneksi yang ada untuk menghematt pengeluaran.

Dalam pengalaman Bramta, ia menjelaskan mengenai pengalaman uniknya sebelum mendirikan bisnisnya. Awalnya ia bekerja sebagai marketing komunikasi selema beberapa tahun di suatu perusahaan. Akan tetapi, kenaikan jabatan yang tidak kunjung terwujud membuatnya memutuskan untuk membuka bisnis sendiri. Menariknya adalah bisnis tersebut terinspirasi dari kekasihnya dan keinginan Bramta membuat suatu produk dengan poin penjualan yang unik. Modal yang dipakai oleh Bramta dalam mendirikan usahanya pun berasal dari uang hasil kerjanya sendiri. Ia melihat bahwa ada baiknya untuk tidak terlalu idealis dalam membuka suatu usaha. Hal ini dijelaskan lebih lanjut bahwa walau seseorang mendapatkan modal dari orang tuanya, namun akan lebih baik apabila modal tersebut juga berasal dari pengetahuan maupun hasil riset sendiri agar usaha yang ada dapat lebih berkembang lagi. Selanjutnya, Bramta juga menjelaskan mengenai pentingnya melihat peluang yang ada di pasar.

Tips dari Bramta sebelum YouthTizen ingin membuka bisnis adalah dengan bekerja pada perusahaan atau orang lain terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan dengan bekerja di suatu perusahaan terlebih dahulu, maka akan ada pelajaran ataupun wawasan yang bisa dipetik untuk diterapkan pada bisnis yang dimiliki nantinya. Oleh karenanya, penting pula untuk bisa menetapkan pekerjaan apa yang sekiranya memberikan nilai bisnis/kewirausahaan.

Bagaimana YouthTizen? Sudah tertarik untuk membuka bisnis sendiri kah?

 

Penulis: Mudhya Razanne Tiara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *